Pengalaman Naik "Bandros" (Bandung Tour on Bus)



Saat itu, saya memilih untuk naik Bandros berwarna merah. Ternyata, beda warna, beda juga rutenya.


Setelah naik Bandros, saya segera membayar tiket sebesar Rp20 ribu. Awalnya saya berpikir, “Kok mahal?” Ternyata, ini dia alasannya.

Selama perjalanan, seluruh penumpang Bandros akan ditemani oleh seorang pemandu wisata dari Dinas Perhubungan. Pada saat itu, Bandros yang saya tumpangi dipandu oleh seorang bapak berusia sekitar 50 tahunan.


Saat Bandros mulai berjalan, si Bapak pun segera memegang mikrofon dan mulai mengajak penumpang melihat tempat-tempat penting di Kota Bandung yang dilalui Bandros tersebut. Ketika menunjukkan gedung, pasar, jalan, atau lokasi tertentu, beliau juga menceritakan sejarah dari tempat-tempat tersebut dengan gaya khas Sunda yang menghibur.


Sebagai orang Jawa Timur yang sebelumnya tidak pernah ke Jawa Barat, mendengarkan orang Sunda berbicara tentu menjadi hal yang menarik bagi saya. Terlebih, pemandu tersebut juga sering melemparkan guyonan kepada para penumpang. Jadilah saya terus ngakak selama perjalanan mengitari Kota Bandung.

Bandros yang saya tumpangi dari Alun-alun Kota Bandung berkeliling selama sekitar 1 jam. Beberapa lokasi yang dilewati, antara lain: Jalan Braga, Lapangan Gasibu, Gedung Sate, Museum KAA, Museum Geologi, dan taman-taman (Banyak sekali taman di Kota Bandung ini. Bagus-bagus pula taman-tamannya!)


Dari hasil berkeliling kota tersebut, saya juga tahu bahwa Bandung tergolong kota yang bersih. Namun yang paling berkesan adalah masih banyaknya gedung tua yang terawat dengan baik di kota ini.

Setelah Bandros yang saya tumpangi tadi kembali ke alun-alun, rencananya saya ingin naik ke menara masjid raya. Namun sayangnya, di lokasi tersebut sedang digelar pengajian sehingga saya merasa sungkan untuk memasuki area untuk naik ke menara.

Akhirnya, saya pun memilih untuk berjalan ke utara masjid, naik ke jembatan penyeberangan, dan pergi ke arah timur menuju ke Museum Konferensi Asia Afrika (KAA).

Cerita selanjutnya...

Komentar