Tahun 2019 saya awali dengan melakukan perjalanan ke
Bandung. Meskipun sebagian orang Indonesia sudah pernah singgah ke Paris van Java, saya justru belum pernah
sama sekali.
Cerita bermula Selasa lalu, 15 Januari 2019. Pada hari
tersebut, kereta api Malabar yang saya tumpangi tiba di Stasiun Bandung pada
pukul 07.48 WIB. Saat itu saya membawa sebuah koper besar dan ransel. Padahal,
jadwal check in hotel adalah pukul
14.00.
Masih ada waktu sekitar 6 jam. Saya yang saat itu sendirian
dan belum pernah datang ke Bandung, tidak memiliki ide apa-apa untuk mengisi
waktu 6 jam itu.
Kemudian saya bertanya kepada petugas stasiun, apakah di
Stasiun Bandung terdapat loker penitipan barang atau tidak. Ternyata, ada.
Lokasinya berada di samping pintu masuk sisi utara Stasiun Bandung, tepatnya di
depan musala.
Setelah menitipkan koper, saya pun segera memesan ojek online menuju masjid raya. Untuk apa?
Mau numpang mandi. Haha.
Saya cukup takjub dengan pemandangan di sekitar masjid raya
atau yang kerap disebut Alun-alun Bandung. Jika dahulu (kata orang-orang) di sekitar area tersebut
dipenuhi pedagang kaki lima hingga terkesan semrawut, kini lokasi tersebut tampak
begitu indah dan menakjubkan.
Di halaman Masjid Raya Bandung, ada lapangan hijau dengan
motif atraktif yang dapat dijadikan lokasi bersantai. Di sampingnya, terdapat
taman bunga yang cukup menarik dan cocok dijadikan sebagai lokasi berfoto. Saya pun memilih untuk duduk-duduk santai sambil menyaksikan
anak-anak kecil berlarian di lapangan berumput tersebut.
Setelah bersantai di depan masjid, tanpa sengaja saya
melihat Bandros (Bandung Tour on Bus)
yang berhenti di samping alun-alun. Tanpa berpikir panjang, saya pun langsung
naik.


Komentar
Posting Komentar