Melihat Taman-taman Cantik di Sekitar Balai Kota Bandung




Dari Museum Kota Bandung di Jalan Aceh, saya pun segera melangkahkan kaki ke arah rame-rame di depan.

Dari tempat saya berdiri, tampak bapak-bapak dan ibu-ibu sedang berkerumun.

Ternyata, para orang tua tersebut sedang menunggui anak-anak mereka yang sedang berenang.



Ya, tempat (rame-rame)  yang membuat saya penasaran tersebut ternyata adalah sebuah taman yang memiliki fasilitas kolam renang untuk anak-anak. Tidak hanya kolam renang, di sana, di Taman Sejarah, juga terdapat ruang terbuka dengan desain menarik yang tidak hanya cocok untuk berfoto, tetapi juga untuk bersantai bersama keluarga.



Dari Taman Sejarah, saya pun terus berjalan menyusuri area samping gedung pemerintahan Wali Kota Bandung.



Akhirnya, saya pun tiba di depan Balai Kota.

Tanpa saya sangka, di lokasi tersebut, suasananya puluhan kali lipat lebih ramai daripada yang saya lihat di Taman Sejarah. Bahkan bus-bus pariwisata pun masuk ke area tersebut.



Jumlah mobil dan motor pun tampaknya mencapai ratusan.

Ada yang bermain skate board, berlari-lari, ada juga yang hanya bersantai.



Namun dari banyaknya pengunjung yang saya lihat, saya tidak mendapati adanya pedagang. 

Tampaknya, pedagang memang tidak diperolehkan masuk.

Di depan Balai Kota Bandung, terdapat taman-taman cantik yang pantas saja membuat banyak pengunjung tertarik untuk datang.



Ada Taman Balai Kota dengan pohon besar dan lorong labirin di bawahnya. Ada juga Taman Badak dengan kolam memandian anak dan taman bunga serta lantai lapang untuk bermain sepatu roda.



Jujur, saat itu saya sempat berpikir, “Ini di Bandung atau di luar negeri? Bisa bagus gini.”

Indonesia butuh banyak Ridwal Kamil (untuk menata seluruh kawasan perkotaan di Indonesia). Pikir saya dalam hati.



Begitulah, perjalanan saya hari itu harus saya akhiri.



Saya pun segera memesan ojek daring untuk mengantarkan saya ke tempat tinggal.

Saat itu hari Minggu, jalanan padat merayap.

Komentar